Lompat ke isi

Ki Bagus Hadikusumo

Lonto Wikipedia, ensiklopedia pereyi bahasa Hulontalo
Ki Raden
Bagus Hadikusumo
[[Ketua Umum Pengurus Besar Muhammadiyah]] ke-5
Masa jabatan
1944–1953
Sebelum
Pendahulu
Mas Mansoer
Pengganti
Ahmad Rasyid
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir
Raden Hidajat

(1890-11-24)24 Nopember 1890
Kauman, Yogyakarta, Hindia Belanda
Meninggal4 Nopember 1954(1954-11-04) (umur 63)
Jakarta, Indonesia
MakamTaman Pemakaman Umum Pakuncen[1]
Suami/istriSiti Fatimah
Mursilah
Siti Mardiah
HubunganFakhruddin (kakak)
AnakSiti Fatimah: 6 anak (termasuk Djarnawi)
Mursilah: 3 anak
Siti Mardiah: 5 anak
Orang tua
  • Raden Hasjim (ayah)
PendidikanPondok Pesantren Wonokromo
ProfesiUlama
Dikenal karenaAnggota BPUPKI, 1945
Penghargaan sipilPahlawan nasional Indonesia
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Bantuan penggunaan templat ini

Ki Raden Bagus Hadikusumo (Ejaan Lama: Bagoes Hadikoesoemo) pilotutulio to Yogyakarta to 24 November 1890 wawu yilate to Jakarta to 4 November 1954. Uwitoliyo tala tuwawu pemuka agama wawu politikus berkebangsaan Indonesia u otawa lo tawu lali tala tuwawu anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). To duniya lo politik, tiyo talo potihulo Partai Islam Indonesia (PII) to 1938 wawu Partai Masyumi to Yogyakarta to tawunu 1943.[2] Tiyo lali tokoh Muhammadiyah u yilohiliyo penghargaan lali pahlawan nasional oli Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo to 2015.[3]

Ki Bagus Hadikusumo, 1954

Riwayati lo Tutumulo

[boli'a | boli'a bungo]

Pilotutuliyo wolo tanggula Raden Hidajat to Kampung Kauman, Yogyakarta to 24 November 1890 (to penanggalan Hijriah: Isinini, 11 Rabiul Akhir 1308). Tiyo wala'o u otoluliyo lonto mohelu limo mohutato. Ti papaliyo, Raden Haji Lurah Hasjim uwitoliyo tawungota abdi dalem to Keraton Yogyakarta.

Rujukan

[boli'a | boli'a bungo]
  1. Wibowo, Eko Ari, ed. (2015-11-15). "Makam Ki Bagus Hadikusumo Hilang, Ini Penjelasan Keluarga". Tempo.co (dalam bahasa Indonesia). Jakarta. Diakses tanggal 2024-04-19. Bagus Hadikusumo terakhir dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta. Ia sempat direncanakan untuk direlokasikan makamnya ke Taman Makam Pahlawan Semaki, namun tidak disetujui pihak keluarga. Saat ini, makam telah tiada dan digantikan oleh orang lain.
  2. Chaebar, Haris (2019-08-02). "17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Ki Bagoes Hadikoesoemo". Tribun News (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2024-04-19.
  3. Armenia, Resty. "Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional Ke Lima Tokoh". CNN Indonesia (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 5 November 2015.