Ta ohu'uwo:Ayuwadala?file2

Sigar Jalak (Flueggea virosa) Tanaman perdu atau pohon kecil yang pada keadaan tertentu tingginya bisa mecapai 7 meter. Banyak digunakan sebagai tanaman pagar karena daunnya yang rimbun.[1]
Tanaman ini merupakan salah satu species tumbuhan yang masuk dalam family Phyllanthaceae. Penamaan ilmiah tanaman ini diberikan oleh seorang botanis bernama William Roxburgh pada tahun 1839. Di Indonesia tanaman ini memiliki banyak nama, di antaranya trembilutan (Jawa), atau simpeureum (Sunda) Molontiopo(Gorontalo).[2].
Penyebaran
[boli'a | boli'a bungo]Secara alami Fluggea virosa tumbuh dan menyebar di wilayah Afrika tropis, mulai dari Mauritania di timur hingga Somalia, hingga Afrika Selatan, serta di Madagaskar dan Réunion. Spesies ini juga ditemukan di wilayah Mesir, Semenanjung Arab.[3] Di Indonesia tanaman ini dapat ditemukan di seluruh daerah.[4]
Manfaat
[boli'a | boli'a bungo]Selain digunakan sebagai pengusir serangga dan pewarna alami, Fluggea virosa juga memiliki khasiat obat. Semua bagian tumbuhan dapat dipergunakan walaupun lebih banyak orang yang cenderung memanfaatkan akarnya. Rendaman akar Fluggea virosa sering digunakan untuk mengobati penyakit hati, empedu, ginjal, saluran kemih, penyakit kelamin, serta untuk mengobati radang testis, frigiditas, kemandulan, menstruasi berat, rematik, dan radang sendi. Bagian daun dapat mengobati malaria, demam, penyakit kuning, campak, edema, vertigo, anemia sel sabit, kejang, muntah, sakit perut, cacing usus, sembelit, disentri, dan persalinan yang sulit. Sementara buah yang telah dihaluskan dapat mengobati gatal-gatal.[5]
Referensi
[boli'a | boli'a bungo]- ↑ https://tropical.theferns.info/viewtropical.php?id=Flueggea+virosa.
- ↑ https://plantamor.com/species/profile/flueggea/virosa#gsc.tab=0
- ↑ https://prota.prota4u.org/protav8.asp?g=pe&p=Flueggea%20virosa
- ↑ https://www.socfindoconservation.co.id/plant/636
- ↑ https://prota.prota4u.org/protav8.asp?g=pe&p=Flueggea%20virosa